MODUS CANGGIH GAGAL TOTAL: KURIR SABU PAKAI APLIKASI ZANGI AGAR TAK TERLACAK, RESIDIVIS BEKAS LAPAS MADIUN AKHIRNYA DITANGKAP

Kriminal 20 Jul 2026 22:21 2 min read 69 views By Redaksi
MODUS CANGGIH GAGAL TOTAL: KURIR SABU PAKAI APLIKASI ZANGI AGAR TAK TERLACAK, RESIDIVIS BEKAS LAPAS MADIUN AKHIRNYA DITANGKAP
MODUS CANGGIH GAGAL TOTAL: KURIR SABU PAKAI APLIKASI ZANGI AGAR TAK TERLACAK, RESIDIVIS BEKAS LAPAS MADIUN AKHIRNYA DITANGKAP

SURABAYA, 20 JULI 2026 – Berharap teknologi bisa melindungi jejak kejahatan, jaringan narkoba justru gagal total. Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur berhasil membongkar peredaran sabu yang mengandalkan aplikasi khusus agar komunikasi aman, sekaligus menangkap pelaku yang ternyata sudah pernah merasakan hukuman namun tak kunjung jera.

 

Satresnarkoba mengamankan tersangka berinisial TWS (29), warga Surabaya yang kembali terjerat kasus yang sama.

 

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan menjelaskan taktik yang dipakai pelaku:

 

"Jaringan ini sengaja menggunakan aplikasi Zangi dengan alasan agar percakapan dan perintah dari atasan tidak bisa dilacak kepolisian. Tersangka berhubungan langsung dengan sosok yang dipanggil 'King'—yang saat ini masih masuk daftar pencarian orang," ungkap AKP Adik, Selasa (14/7).

 

Atasan memerintahkan tersangka mengambil barang dengan sistem "ranjau" di daerah Bratang, lalu menyebarkannya di empat lokasi berbeda: Jalan Jemursari, Margorejo, Pulang, hingga kawasan Deltasari Sidoarjo. Petugas berhasil menyita keseluruhan 12 kantong sabu dengan berat total 12,18 gram sebelum sempat diambil pembeli.

 

Sebagai imbalan mempertaruhkan kebebasannya, tersangka hanya mendapat upah Rp20.000 per kantong, ditambah jatah sabu gratis untuk dipakai sendiri. Ironisnya, TWS bukan orang yang tak tahu risiko: ia pernah divonis 2,5 tahun penjara dan menjalani hukuman di Lapas Madiun atas kasus peredaran narkoba.

 

Kini tersangka kembali mendekam di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara kepolisian terus memburu sosok "King" yang memanfaatkan orang lain untuk melancarkan kejahatannya.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp